Diberdayakan oleh Blogger.
Saat para cendikia berkata, yang lain mendengar...
Saat para fakir berbicara, yang lain membuang muka

Kamis, 14 Januari 2010

Sujudku, padaMu...


 Sujudku, padaMu...

Sujudku padaMu wahai yang smoga bisa kupanggil kekasih
Sujudku padaMu Sang Raja Jagad Raya
Sujudku padaMu Sang pemberi anugerah dan karunia tiada terucap
Sujudku padaMu yang meminjamiku segalanya

Hina diriku wahai Tuhanku..
Sungguh penuh celah dan dosa
Dan begitu tidak tahu dirinya aku Tuhanku
memintaMu untuk menjadikanku salah satu penghuni syurgaMu
Tapi tindak dan lisanku tak terjaga

Saat sedih, aku mohon perlindunganMu
Saat musibah, aku mengadu padaMu
Saat lara menimpa, aku meraung deras padaMu
Saat kesulitan mendatangi, aku mengingatMu

Dan...
Saat riang menghampiriku, aku lupa akanMu
Saat suka melingkupiku, aku tak bertrimakasih atas nikmatMu
Saat harapku terkabul, aku malah melayang dengan segalanya tanpa bercermin...
bahwa segalanya atas KuasaMu
Saat kucicipi kesenangan duniaku, dengan pongahnya aku berkata...
‘itu karena usahaku’
Padahal Engkau yang tlah mengaturnya untukku

Sujudku padaMu, Tuhanku...
Kumohon ingatkan aku akan diary suramku selama ini
Ingatkan aku selalu
Tancapkan segala yang sesuai qalam dalam tubuhku
Tanamkan dalam hati ini bahwa Engkau Tuhanku
Sujudku padaMu
Suka dan dukaku padaMu
Tuhanku...

(Phuji Astuti)
Read More

Hidupnya


Hidupnya

Tak urung semuanya terlihat pedih
Tersebab karena suatu hal
Semua tersebab kepergiannya
Kepergian dari yang dipanggil Ibu
Seseorang yang hanya pada dia, ia berbagi
Matanya menanak duka
Hati menjerit perih
Garis wajahnya terlihat mendulang perih
Tak ada pelangi di wajahnya
Suram seperti kelamnya langit saat mendung tiba

Hidupnya terjejaki luka
Semuanya duka...
Tak ada siaran ulang akan suka yang terlewati dalam hidupnya
Tak ada setitik yang tertinggal
Biarpun untuk sekedar berkelakar

Sejak kepergiannya
Gulana jadi penghias hidupnya
Tak tergoyahkan semua luka
Mengalir...

Hidup...
Dalamnya tak ada siaran tunda
Dalamnya tak ada siaran ulang
Yang ada siaran langsung
Dan tetap menyongsong hingga akhirnya
Hingga layar hidup tertutup
Dan tertulis nama di batu nisan
Sebagai simbol the endnya hidup

Dan hidupnya...
Seperti berkalung abu-abu
Tak ada riang
Semua tersebab kepergiannya
Kepergian dari yang dipanggil Ibu
Seseorang yang hanya pada dia, ia berbagi

Dan hidupnya....
Seperti tak berpengharap
Betapa senyawaseorang ibu berpengaruh pada batang tubuhnya
Dan hidupnya....
Akankah bisa gembira??

(Phuji Astuti)

Read More

Yang tertunda


                Yang tertunda
Euforia di ruangan itu tak kunjung berhenti. Sudah setengah jam yang lalu sejak penerimaan tanda kelulusan,memang belum pemberian ijasah hanya surat tertulis yang menyatakan kelulusan. Betapa tidak,100% murid sekolah itu lulus tak bersisi, sementara banyak sekolah-sekolah menengah atas lainnya yang muridnya  ada yang tidak lulus, bahkan ada yang hampir mendkati angka 100% tidak lulus.
Para gurupun ikut tersenyum bangga, tak terbilang rasa senang mereka hari ini. Sampah berserakan dimana-mana,bekas pembungkus nasi para tamu dan orangtua murid yang menghadiri  pengumuman kelulusan. Sebelumnya telah diperingatkan untuk tidak saling mencoret baju seragam,toh mereka tak mengubris. Sebentar lagi keliatannya mereka aka turun ke jalanan, tradisi anak sekolahan disetiap hari kelulusannya. Turun memamerkan diri bahwa mereka sudah lulus,mereka sebentar lagi menyandang gelar ‘mahasiswa’
Begitu kontras dengan raut wajah laki-laki yang berdiri tepat menghadap lapangan. Tak ada euforia disana, dia berdiri tegak memandangi teman-temannya, beku bak es, nyaris tanpa ekspresi. Sebuah amplop bertuliskan kata ‘lulus’ juga ia kantongi malah sebuah amplop berwarna kuning keemasan berhimpit diatas amplop putih. Amplop kuning keemasan menandakan bahwa pemuda ini adalah salah satu dari 3 orang yang beruntung menempati peringkat 3 teratas. Ada apa dengan dia?? Siapa gerangan pemuda bodoh itu?? bodoh karena tak bisa merasakan dimensi suasana sekitar...

Read More

best shot






best shot...hmm..(aku dapat dari filckr.com, lupa siapa yg post...but I like this picture) thanks berat untuk yg posting
Read More

Senin, 12 Januari 2009

liburrrrrrrrrr

namanya libur, tapi kayaknya nggak deh...
aduh..aku mesti bantu kk pindah rumah coz dianya lg dimutasi kerja, trus balik k maksar lg buat bayar SPP, urus KRS..HUAH...maunya kau bisa ongkang2 kaki dulu slama liburan ni, tapi nggak kebayang kok bisa sampai sibuk gini...
tapi alhamdullillah deh, kk bisa di mutasi ke maksar..
long time to see u sis... Read More

;;
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Template by:
Free Blog Templates